Breaking News

Mulai Besok, Tarif Tol Lingkar Luar Jakarta, JORR, Bakal Seragam


Tarif tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) atau Tol Lingkar Luar Jakartaakan terintegrasi mulai 13 Juni 2018. Bersamaan dengan itu, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) juga akan menghapus Gerbang Tol Meruya dan Gerbang Tol Rorotan.

Dijelaskan Kepala BPJT, Herry Trisaputra Zuna, dengan kepandaian baru tersebut, maka tarif yang bakal dikenakan di ruas jalan tol baik guna jarak pendek maupun panjang bakal sama.

"Dengan adanya integrasi ini, melulu ada satu kali transaksi ketika masuk tol, di mana saja dengan tarif sama," jelas Herry laksana.

Mulai besok, tarif lama yang berlaku di Tol JORR bukan lagi berlaku,tetapi tarif yang tercantum dalam Surat Keputusan Menteri PUPR nomor 380/KPTS/M/2018 tertanggal 5 Juni 2018.

Berdasarkan aturan itu, masyarakat yang akan melalui ruas JORR W1, JORR W2U, W2S, S, E1, E2, E3, Akses Tanjung Priok, Ulujami-Pondok Aren melulu diberlakukan tarif Rp 15.000 untuk kelompok I, atau kendaraan individu roda empat.

"Untuk kelompok 2 dan 3, tarif tol yang anda kenakan Rp 22.500 atau 1,5 kali dari kelompok I, kemudian kelompok 4 dan 5 sebesar 2 kali lipat dari kelompok I, sebesar Rp 30 ribu," tandasnya.

Hati-hati Melintasi Tol Fungsional

Tol Trans Jawa memang sudah dapat dilalui oleh semua pemudik, dari Jakarta sampai menuju Surabaya. Namun, masih tidak sedikit tol fungsional yang memang belum berlalu dibangun, dan pastinya dari sisi keselamatan masih berisiko terjadi kecelakaan.

Seperti yang diunggah oleh akun Kominfo Jawa Tengah di akun yang resmi, @kominfo_jtg, yang menggambarkan situasi tol fungsional Salatiga mengarah ke arah Solo. Bahkan, dalam artikel tersebut, mobil dengan kapasitas mesin kecil guna tidak melalui jalan tersebut sebab kondisi jalan yang menanjak.

Dalam video tersebut, Daihatsu Ayla terlihat kendala menanjak, dan mestiditolong oleh pihak kepolisian mengganjal mobil dengan batu.

Sementara itu, akun @jktinfo di instagram, menyerahkan informasi jalurpilihan jika pemudik tidak hendak melewati tol fungsional tersebut.

"Bagi pemakai jalan yang hendak menggunakan pilihan di luar ruas fungsional, dihimbau terbit di GT Salatiga, dan melanjutkan perjalananmelewati jalur arteri kota Boyolali mengarah ke Solo," tulis akun @jktinfo.

Setelah melalui jalur alternatif, pemudik dapat masuk pulang ke ruas fungsional Tol di Jalan Tol Solo-Ngawi melewati akses GT Colomadu.

Untuk diketahui, dari informasi PT Jasa Marga (Persero) Tbk, kemiringan jalan di tol fungsional Salatiga mengarah ke Solo, ialah 7,24 derajat. Dan disiapkan pula derek di lokasi, untuk situasi darurat.

Tidak ada komentar