Breaking News

Semerbak Manfaat Kayu Manis untuk Kesehatan Tubuh

Kayu manis punya tidak sedikit guna. Dia dapat dijadikan gabungan makanan, minuman, atau sekadar taburan. Di Barat sana, kayu manis pun sering dijadikan gabungan utama dalam poutporri, sejenis pewangi ruangan yang diciptakan dari bunga-bunga kering.

Bagi kita yang masih asing dengan rempah satu ini, terdapat baiknyaguna segera mengakrabkan diri. Pasalnya, tak melulu berbau harum danmenyerahkan kekayaan rasa, kayu manis pun mempunyai segudang guna kesehatan.

Berdasarkan keterangan dari Chyntia Sass, berpengalaman diet dan nutrisi sekaligus kontributor di Health.com, satu sendok teh kayu manis memiiki antioksidan yang kemampuannya sama dengan separuh gelas bluberi. Di samping itu, kandungan antimikroba dalam kayu manis dapat memerangi bakteri laksana E. coli dan jamur Candida.

Belum lagi, menurut keterangan dari Sass, yang juga ialah ahli dietuntuk tim-tim football kenamaan AS, laksana New York Rangers dan Tampa Bay Peckers, rempah-rempah "manis" laksana kayu manis, jahe, dan pala,sudah terbukti dapat memberi kepuasan yang seringkali Anda dapatkan dari gula. Sehingga, mereka memungkinkan kita untuk meminimalisir konsumsi gula.

berikut guna kesehatan kayu manis guna Anda:

1. Meningkatkan kesehatan jantung

Dalam suatu studi baru dari Penn State, semua peneliti mengejar bahwa diet yang kaya bakal kayu manis menolong menangkis efek negatif dari makanan berlemak.

Setelah makanan sarat lemak, kadar lemak di dalam darah yang dikenal sebagai trigleserida meningkat. Dan tingkat trigliserida yang terus meninggi secara kronis menambah risiko penyakit jantung.

Dalam suatu studi kecil, perubahan dampak penambahan rempah sangatlah signifikan. Pada dua hari yang berbeda, semua relawan diminta guna menambahkan dua sendok santap rempah, tergolong kayu manis, ke dalam makanan berlemak. Makanan ini lantas diuji dan dikomparasikan dengan makanan yang sama tetapi tanpa rempah.

Contoh darah yang dipungut setelah santap menunjukkan, denganpeningkatan kadar antioksidan di dalam darah sejumlah 13 persen, rempah-rempahan dapat mengurangi trigleserida hingga dengan 30 persen.

2. Meregulasi gula darah

Dalam suatu penelitian yang dipimpin oleh Departemen Pertanian AS, semua peneliti mengejar ekstrak kayu manis yang kaya bakal antioksidan dapat membantu menurunkan hal risiko yang diasosiasikan dengan diabetes dan penyakit jantung.

Dalam studi ini, 22 orang relawan obesitas dengan pradiabetes dipecah menjadi dua kumpulan secara acak. Satu grup diberi placebo, grup yangbeda diberi satu takaran kayu manis dua kali sehari, bersamaan dengan diet teratur mereka.

Gula darah sesudah berpuasa dikoleksi di mula penelitian dan sesudah enam dan 12 minggu. Hasilnya menunjukkan, ekstrak kayu manis menambah status antioksidan, dan menolong menurunkan kadar gula darah.

3. Melindungi dari diabetes

Kayu manis sudah terbukti dapat memperlambat pengosongan perut, yang hasilnya dapat memangkas penambahan tajam pada gula darah sesudah makan. Hal ini pun akan menambah kesensitivitasan terhadap insulin.

Suatu studi dari University of Georgia pun menemukan, kayu manis dapat mencegah kehancuran jaringan tisu dan inflamasi yang diakibatkan oleh tingginya kadar gula darah.

ketika kadar gula darah tinggi, gula menyatu dengan protein untukmenyusun senyawa yang mempunyai nama produk advanced glycation end (akhir glikasi lanjutan), atau AGE. AGE bakal mengantifkan sistem imun, yang lantas akan merangsang inflamasi dan kehancuran jaringan tisu yang diasosiasikan dengan penuaan dan diabetes.

Dalam studi ini, semua peneliti mengejar hubungan langsung yangpowerful antara kandungan antioksidan dalam rempah-rempah, tergolong kayu manis, dengan keterampilan mereka untuk menangkal terbentuknya AGE.

Efek ini juga dapat nantinya menurunkan risiko kehancuran jantung,sebab AGE berkontribusi dalam pengerasan arteri.

4. Fungsi benak yang lebih baik

Penelitian menunjukkan, melulu dengan menghirup kayu manis sudah dapat meningkatkan proses kognitif. Namun, mengonsumsinya dapat meningkatkanfaedah otak secara signifikan.

Para peneliti dari Wheeling Jesuit University meminta semua relawan untukmenuntaskan tugas berbasis komputer seraya mengunyah permen atau yang mempunyai rasa kayu manis, peppermint, dan melati. Proses kognitif yangsangat terdongkrak ialah pada mereka yang diberi permen kayu manis, yang mempercepat respons visual-motorik dan menambah fokus.

Rempah yang wangi ini dapat jadi pun memiliki keterampilan untukmencairkan otak. Satu studi dari peneliti di Pelayanan Riset Pertanian menemukan, ekstrak kayu manis menangkal pembengkakan pada sel otak, yang biasa ditemukan sesudah trauma kemalangan otak atau stroke.

Tidak ada komentar